FUTURISME

Futurisme
Filippo Tommaso Marinetti,seorang penyair dan penulis dari Italia pada Tahun 1909 memperkenalkan aliran futurisme.Ia mendapat inspirasi dari kehidupan yang berubah menjadi modern berkat teknologi mesin yang menghasilkan unsur gerak dan kecepatan yang memiliki pengaruh sangat besar bagi kehidupan manusia di awal abad ke 20.Sebenarnya,futurisme itu sendiri adalah sebuah gerakan seni murni Italia dan sebuah pergerakan kebudayaan pertama dalam abad ke-20 yang diperkenalkan secara langsung kepada masyarakat luas. Futurisme ini muncul dari situasi yang ditimbulkan akibat Perang Dunia I, dengan tujuan meninggalkan kenangan pahit, nostalgia, pesimistis, kemudian melepaskan materi-materi, elemen-elemen, dan nilai-nilai lama.Bermula dari konsep dalam pergerakan sastra, kemudian merasuk ke dalam bidang kesenian seperti: seni lukis, seni patung, seni musik, desain dan arsitektur.Aliran ini muncul dari situasi yang ditimbulkan akibat Perang Dunia I, dengan tujuan meninggalkan kenangan pahit, nostalgia, pesimistis, kemudian melepaskan materi-materi, elemen-elemen, dan nilai-nilai lama. Nilai-nilai dari kaum Futuris, dimaksudkan untuk mengiringi dan mengimbangi pergeseran kebudayaan, kekuatan dinamis pasar yang luas, era permesinan, dan komunikasi global yang menurut argumentasi mereka tengah merubah alam realitas dari kebudayaan dunia. Maka khayalan-khayalan kaum Futuris memakai pola-pola geometris untuk mewakili arah gerak dan makna dari pergerakan itu sendiri. Para seniman dan desainer Futurisme biasanya memanfaatkan hari-hari petang untuk berkumpul, menuliskan manifesto, puisi dan musik. Sifat agresif dan perilaku yang individualis dari kaum Futuris ini lambat laun dimanfaatkan untuk menyebarkan paham Fasisme. Salah seorang Futuris mempublikasikannya dalam surat kabar Perancis, “le Figaro” bertanggal 20 Pebruari 1909, dengan membuat pencampuran atau perpaduan yang tidak mudah di dalam memenuhi kepentingan nasionalisme Italia, kemiliteran dan kepercayaan baru terhadap mesin yang selanjutnya dijelmakan dalam produk mobil dan pesawat terbang. Sebelum Perang Dunia ke II, pergerakan para Futuris Italia yaitu mengantisipasi kemungkinan terjadinya kendala-kendala desain dalam kehidupan sehari-hari, melalui penyerapan dan penggambaran kualitas mekanisasi dan kecepatan, seperti yang telah dibahas oleh Banham dalam bukunya: “Theory and Design in The First Machine Age”. Era ini telah mengispirasikan pelukis Futuris, penyair dan arsitek, diantaranya: Filippo Tommaso Marinetti, Giacomo Balla, Gino Severini, Fornunato Depero, Carra, dan Antonio Sant’Elia untuk menciptakan sebuah karya yang mencerminkan dunia mereka. Itu semua merupakan semangat baru yang mereka junjung tinggi dalam sebuah kelompok yang membawanya kepada politik Fasis, ketika ketergantungan akan keterlibatan emosi dengan gaya hidup kemodernan dan kebaruan di lingkungan masyarakat. Falsafah yang dipakai oleh kaum Futuris hampir sebagian besar diambil dari latar belakang sejarah kemunculan Modernisme. Sebab kita mengetahui, bahwa Futurisme ini merupakan gerakan awal lahirnya Modernisme. Di samping itu, dengan terjadinya Revolusi Industri berpengaruh pula pada Futurisme ini. The Machine Aesthetics atau estetika mesin muncul mempengaruhi ciri-ciri penyusunan tipografi baik pada poster, sampul buku, dan aneka bentuk grafis lain.

BEBERAPA CONTOH KARYA FUTURISME

movement poster

PENGARUHGAYA FUTURISME

Source

http://forumdesain.com/showpost.php?p=176&postcount=5
http://en.wikipedia.org/wiki/Futurism_(art) Continue reading

Advertisements

Bauhaus

Bauhus adalah sebuah aliran (gaya) arsitektur yang didirikan oleh Walter Gropius pada tahun 1919. Pelopor International Style dan mengenalkan konsep “form follows function”, yaitu bentuk bangunan mengikuti fungsi yang ada pada bangunan tersebut. Bauhaus memiliki pengaruh besar terhadap arsitektur dunia.Sekolah ini didirikan di kota-kota di jerman (Weimar sejak 1919 sampai 1925, Dessau sejak 1925 sampai 1932 dan Berlin sejak 1932 sampai 1933), dibawah tiga pengawasan arsitek direktur sejak 1919 sampai 1927, Hannes Meyer sejak 1927 sampai 1930 dan Ludwig Mies van der Rohe sejak1930 sampai 1933, sejak sekolah ditutup oleh serangan NAZI.

Bauhaus and German modernism

Pondasi dari Bauhaus terinspirasi dari adanya politik dan budaya-budaya yang ada di german. Moderism adalah yang paling penting yang terkena dampak Bauhaus.

Adanya pelopor dari German dalam bidang arsitektur adalah Neues Bauen. Bermula pada bulan juni tahun 1970 Peter Behrens‘ seorang pelopor industri desain, bekerja untuk German electrical company AEG yang sukses dalam barang-barang seni produksi massalnya dalam skala besar. Dia mendesain banyak hal seperti, Produk konsumen, standardized parts, membuat desain untuk graphic sebuah perusahaan, dan banyak lagi.

Sejarah BAUHAUS

Sebuah sekolah ditemukan oleh Gropius di Weimar pada tahun 1919 yang menjabat sebagai merger dari Grand Ducal School untuk seni dan kerajinan tangan dan sebagai Weimar Academy of Fine Art.

sekolah seni dan kerajinan tangan ini ditemukan oleh Grand Duke of Saxe-Weimar-Eisenach pada tahun 1906 dan dibuat oleh arsitek Belgian Art Nouveau, Henry van de Velde.

APLIKASI GAYA BAUHAUS

sumber:

http://www.wikipedia.com- BAUHAUS

Bauhaus Lamp

Desain oleh: Carl G. Jucker (1924)

ukuran: 25 x 38( D x H )

De Stijl

de Stijl atau dalam Bahasa Inggris the style adalah gerakan seni di sekitar tahun 1920an. Konsep ini berkembang seiring terjadinya perang dunia pertama yang berlarut-larut. Komunitas seni de Stijl kemudian berusaha memenuhi keinginan masyarakat dunia mengenai sistem keharmonisan baru di dalam seni.

Konsep ini diwujudkan dalam pemikiran utopia. Mereka mewujudkan abstraksi dan keuniversalan dengan mengurangi campur tangan bentuk dan kekayaan warna semaksimal mungkin. Komposisi visual disederhanakan menjadi hanya bidang dan garis dalam arah horisontal dan vertikal, dengan menggunakan warna-warna primer seperti merah, biru, dan kuning di samping bantuan warna hitam dan putih.

Dalam kebanyakan karya seni, garis vertikal dan horisontal tidak secara langsung bersilangan, tetapi saling melewati satu sama lain. Hal ini bisa dilihat dari lukisan Mondrian, Rietveld Schröder House, dan Red and blue chair.

Pengaruh dan perkembangan

Konsep de Stijl banyak dipengaruhi filosofi matematikawan M. H. J. Schoenmaekers. Piet Mondrian, kemudian mempublikasikan manifes seni mereka Neo-Plasticism pada tahun 1920, meskipun istilah ini sebenarnya sudah digunakan olehnya pada 1917 di Belanda dengan frase Nieuwe Beelding. Pelukis Theo van Doesburg kemudian mempublikasikan artikel De Stijl dari 1917 hingga 1928, menyebarkan teori-teori kelompok ini. Perupa de Stijl antara lain pematung George Vantongerloo, dan arsitek J.J.P. Oud dan Gerrit Rietveld.

Pada dasarnya aliran de Stijl hanya bergerak dalam dunia lukis. Sebab bagaimanapun konsep de Stijl adalah abstraksi secara ideal komposisi warna dalam bentuk dua dimensi, walaupun kemudian juga menghasilkan kesan ruang. Pemanfaatannya sangat banyak di dalam interior dan arsitekrur. namun seperti yang ditulis oleh Piet Mondrian bahwa de Stijl tetaplah sebuah konsep ideal dalam dua dimensi. Meskipun Theo van Doesburg berusaha keras memperjuangkan pengaplikasiannya dalam dunia arsitektur, de Stijl tetaplah hanya menjadi bahan pertimbangan dalam pengolahan bidang-bidang warna, bukan arsitekturnya sendiri.

de Stijl meredup seiring perpecahan di antara Theo van Doesburg yang aplikatif dan Piet Mondrian yang teoritis. Hingga akhirnya majalah de Stijl terakhir kali terbit untuk mengenang kematian Theo van Doesburg.

Seniman yang terlibat dalam gerakan de Stijl

The Rietveld Schröder House. satu-satunya arsitektur yang diperkirakan berhubungan langsung dengan gaya De Stijl

APLIKASI DE STIJL

http://id.wikipedia.org/wiki/De_Stijl

ART DECO

Art deCo adalah gaya hias yang lahir setelah Perang Dunia I dan berakhir sebelum Perang Dunia II yang banyak diterapkan dalam berbagai bidang, misalnya eksterior, interior, mebel, patung, poster, pakaian, perhiasan dan lain-lain. Dalam perjalanannya Art Deco dipengaruhi oleh berbagai macam aliran modern, antara lain Kubisme, Futurisme dan Konstruktivisme serta juga mengambil ide-ide desain kuno misalnya dari Mesir, Siria dan Persia. Seniman Art Deco banyak bereksperimen dengan memakai teknik baru dan material baru, misalnya metal, kaca, bakelit serta plastik dan menggabungkannya dengan penemuan-penemuan baru saat itu, lampu misalnya, karya-karya mereka memakai warna-warna yang kuat serta bentuk-bentukabstrak dan geometris misalnya bentuk tangga, segitiga dan lingkaran terbuka, tetapi mereka kadang masih menggunakan motif-motif tumbuhan dan figur, tetapi motif-motif tersebut cenderung mempunyai bentuk yang geometris. Komposisi elemen-elemennya mayoritas dalam format yang sederhana.

www.hgd.com/gallery/images_gallery/art_deco (web pendukung)

Art Deco diperkenalkan pertama kali pada tahun 1966 dalam katalog yang diterbitkan oleh Musée des Arts Décoratifs di Paris dalam pameran dengan tema “Les Années 25″ juga diselenggarakan pada tahun 1925 di Paris. Sejak saat itu nama Art Deco menjadi dikenal dan semakin populer dengan munculnya beberapa artikel dalam media cetak. Pada tanggal 2 November 1966 artikel yang berjudul Art Deco dimuat di The Times, setahun kemudian artikel “Les Arts Déco” dari Van Dongen, Chanel dan André Groult furniture dimuat dalam majalah Elle. Ungkapan Art Deco semakin mendapat tempat dalam dunia seni dengan dipublikasikannya buku “Art Deco” karangan Bevis Hillier di Amerika pada tahun 1969. Jadi sebelum tahun 1966, masyarakat belum mengenal nama Art Deco dan menamai seni yang populer di antara kedua perang dunia itu sebagai seni modern dan art deco yakun bahwa teknologi berpengaruh.

Art Deco berkembang dengan baik pada tahun-tahun setelah terjadinya perang dunia pertama dan sebelum meletusnya perang dunia kedua. Tetapi dapat dikatakan bahwa Art Deco yang orisinal lahir pada awal tahun-tahun setelah berakhirnya perang dunia pertama, saat para seniman sedang bereksperimen mencari perspektif baru dengan menolak menggunakan ornamen yang identik dengan Art Nouveau, mereka seolah-olah ingin memutuskan diri dengan gaya Art Nouveau. Di samping menggunakan lagi ornamen-ornamen historis, mereka saling bertukar pikiran untuk berbagi inspirasi. Untuk menggabungkan kesemuanya itu, mereka menggunakan pendekatan eklektik. Para seniman dari berbagai media dengan cepat mengadopsi gaya yang spektakuler ini. Poster, perhiasan, mebel, keramik, patung, lukisan, pekerjaan dari metal bahkan pakaian ikut memeriahkan seni modern yang sedang populer pada saat itu.

Beberapa desainer sangat identik dengan Art Deco, misalnya Jaques-Emile Ruhlmann yang dikenal sebagai master Art Deco melalui karya mebelnya yang hampir selalu memakai material mahal. Desainer mebel lain misalnya Paul Follot, Pierre Chareau, Clement Rousseau, tim desain Süe et Mare (Louis Süe and André Mare), Eileen Gray serta Kem Weber. Rene Lalique dikenal dengan hiasan dari kaca dan desain perhiasannya, Susie Cooper dan Clarice Cliff terkenal dengan keramiknya, Jean Puiforcat dengan perak dan pekerjaan metalnya, Paul Poiret terkenal dengan motif tekstilnya, dan A.M Cassandre dikenal dengan poster-posternya.

Dari pakaian, perhiasan, poster sampai perabot dan peralatan rumah tangga, semua karya-karya ini memeriahkan dunia Art Deco, para seniman yang menghasilkannya berasal dari bermacam-macam latar belakang mencoba menghadirkan karya-karya yang dapat memenuhi kebutuhan manusia saat itu ditengah perubahan jaman. Partisipasi masyarakat luaslah yang membuat seni ini menjadi spektakuler.

Pengaruh art deco

Arsitek-arsitek yang berkarya di Bandung terpengaruh dengan gaya arsitektur yang tengah populer di Eropa saat itu. Ialah gaya art deco yang mereka usung dan kemudian diterapkan pada bentuk bangunan yang didirikan.

Istilah art deco sendiri baru dikenal di dunia arsitektur pada tahun 1966, saat digelar pameran bertema “Les Années 25” di Paris. Gaya art deco diidentikkan dengan ragam bangunan yang menyertakan dekorasi khusus.Pada dasarnya art deco yang merupakan bagian dari gaya dari arsitektur moderen, terlebih saat zaman semakin moderen, muncul pendapat yang menyatakan perpaduan berbagai bentuk maipin gaya “Ornament is a crime” Dengan demikian, ornamen menjadi lebih sederhana dan disajikan dalam bentuk berupa pola zig-zag, Geometris, atai berlapis-lapis.

pegaruh Art deco diseni arsitektur

arsitektur kuno Artdeco dengan ciri khas lekuk-lekuknya dinding terasa masih sangat kental. Hampir semua bangunan fisik dalam hotel mulai dari kamar, penyekat dinding, lorong -lorong penghubung satu kamar ke kamar yang lain tampak sentuhan arsitek aslinya sehingga terkesan romantis, klasik.
desain rumah moderen art deco
desain rumah minimalis art deco
Tampak mukanya bangunan rumah art deco, penataan interiornya juga tidak lari dari gaya itu. Demikian pula untuk model rumah minimalis, interiornya pun didesain dengan gaya yang senada. Meskipun dalam penerapannya, tidak bulat-bulat memakai kedua gaya itu tapi sentuhan gaya art deco terasa tapi dalam bangunan ini sudah di mix dengan gaya minimalis dan moderen.
Untuk interior ruang tamu, penerapan gaya art deco yang banyak memakai ornamen bulat, kotak-kotak, atau bentuk geometris lainnya, cukup dijadikan aksen saja. Misalnya, hanya dipakai untuk lemari TV atau lemari display lainnya.
Dalam style art dekco memiliki, style rambut mirip-mirip tahun 80an mungkin karena masih terpengaruh,
dan dalam style memakai topi dan pakaian terlihat Pola dan warna masih terpengaruh oleh ary deco yang sangat kuat.
permainan cahaya disamping menurut saya adalah seni art deco karena permainan warnanya sealiran dan bentuknya pecah-pecah/ geometris yang berulang-ulang membuat suatu bentuk baru yang indah dengan warna-warna yang mengandung sekali art deco.

Arts and Crafts movement

Art and craft movement berasal dari negara inggris dan amerika, pada abad terakhir ke-19 dan awal abad ke-20. yang terinspirasi dari tulisan John Ruskin dan idealisasi romantik dari pengrajin.

tokoh-tokoh dalam Arts and cCrafts movement adalah, william morris, Charles Robert Ashbee, T.J codben sanderson, Walter Crane, Nelson Dawson, Phoebe Anna Traquair, Herbert Tudor Buckland, Charles Rennie Mackintosh, Christopher Dresser, Edwin Lutyens, Ernest Gimson, William Lethaby, Edward Schroeder Prior, Frank Lloyd Wright, Gustav Stickley, Greene & Greene, Charles Voysey, Christopher Whall dan orang-orang terkenal dalam Pre-Raphaelite Movement.

Di amerika gaya-gaya Craftsman di terapkan juga pada, arsitektur, Desain Interior, dan seni dekorative. Dan gaya ini juga mendominasi dari Art Nouveau dan Art Deco periode sekitar tahun 1910-1925.

Arts and Crafts movement dimulai sejak pencarian untuk gaya-gaya yang berarti pada abad ke-19 dan sebagai reaksi gaya Electric Revival of historic dari era Victoria.

Salah satu tokoh terkenal pada era Arts and Crafts movement adalah William Morris, yang dapat menghasilkan logam, Furnitur, Tekstil, barang cetakan (seperti buku), dsb. dalam bengkelnya. Wiliam Morris terinspirasi dari gaya Gothic dan Oriental.

Pada tahun 1888-1910 Ruskin dan Morris mempunyai sebuah sosialisasi yang berisi:

1. Reformasi sosial

2. Adanya penolakan metode kerja pabrik yang mekanik. Ruskin lebih memilih gaya abad pertengahan yaitu bekerja dan berkarya dengan keterampilan dan kesenangan (handmade).

3. Menghasilkan barang-barang/karya indah dengan harga-harga yang dapat terjangkau oleh masyarakat luas.

Pada sekitar tahun 1850 dikembangkan Gilda (guild) di inggris. Lalu munculnya kritik dari Herman Muthesius seorang mata-mata dari jerman, yang mengkritik barang-barang buatan tangan harganya mahal serta pengerjaannya tidak efisien sehingga membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan barang buatan mesin.


refrensi:

http://www.wikipedia.com-Art and Crafts movement

– Parry, Linda: Textiles of the Arts & Crafts Movement, Thames and Hudson, revised edition 2005

-Cathers, David M. Furniture of the American Arts and Crafts Movement. The New American Library, Inc., 1981

The Stillwater Collection

Dibuat tahun 1915, Amerika terintreprentasi oleh Arts and Crafts movement.

terdapat beberapa koleksi seprti, Ruang tidur, Ruang makan, dan beberapa furnitur.

Constructivism

Konstruktivisme pertama kali di buat di Russia pada tahun 1913 ketika pemahat berkebangsaan Rusia, Vladimir Tatlin dalam perjalanannya menuju Paris menemukan hasil hasil kerja Picasso dan Braque.

Ketika Tatlin kembali ke Rusia, dia mulai memahat sendiri tanpa bantuan orang lain, tetapi dia menelantarkan referensi apapun untuk bentuk subjek atau tema yang teliti. Hasil karya ini menandai munculnya Konstruktivisme. Nama Konstruktivisme tidak menjelaskan pergerakan yang detil tetapi lebih merupakan sebuah trend dalam bidang lukisan, pahat, dan khususnya gabungan para seniman dan seni-seni mereka dengan produksi mesin, arsitektur, dan seni terapan.

Seni Konstruktivisme lebih mengarah ke optimistic, konstruksi relief yang tidak representational, pahatan, kinetic dan lukisan.

Para senimannya tidak percaya pada ide yang abstrak, mereka lebih suka menghubungkan seni dengan ide yang konkrit dan jelas.

Pergerakan awal era modern sekitar perang dunia I, bersifat idealistis, mencari jenis seni dan arsitektur baru yang berhubungan dengan masalah social dan ekonomi. Mereka ingin memperbaharui ide bahwa titik puncak karya seni tidak hanya berputar sekitar “Seni Murni”. Tetapi lebih menekankan, bahwa karya seni yang paling tak ternilai dapat sering di temui dalam perbedaan halus dari “Seni terapan” dan melalui gambaran seorang pria dan mekanisasi dalam suatu rancangan aestetis.

Konstruktivisme adalah sebuah penemuan seniman baru Rusia yang diikuti oleh seluruh berbagai benua. Senimannya rata-rata terdiri dari anak muda berkebangsaan Rusia yang mencoba untuk menyatukan keseluruhan ide dari seni modern menurut cara mereka sendiri. Mereka menggambarkan seni yang kebanyakan 3 dimensional. Dan mereka juga sering menggambarkan seni yang dapat dihubungkan kepercayaan Proletar mereka. Teori Konstruktivisme diperoleh dari Suprematisme Rusia, De Stijl Belanda dan Bauhaus Jerman. Jerman merupakan tempat kegiatan Konstruktivisme terbanyak di luar Uni soviet setelah Bauhaus Walter Grophius, sebuah seni progresif dan sekolah desain yang simpatik terhadap pergerakan tersebut, sama seperti pusat2 seni lainnya dan akhirnya Amerika serikat.

Di tahun 1920 Seni Konstruktivisme dari Uni soviet, menampilkan “produksi yang lebih intelektual” di bidang yang berbeda. Gerakan ini memandang seni individual sebagai hal yang tidak berguna, jadi mereka mulai menciptakan dan mengkreasikan objek yang memiliki nilai guna, seperti : gedung, teater, poster, tekstil, perabotan, logo, menu, dll.

Konstruktivisme adalah satu fahaman bahawa murid membina sendiri pengetahuan atau
konsep secara aktif berdasarkan pengetahuan dan pengalaman sedia ada. Dalam proses ini, murid akan menyesuaikan pengetahuan yang diterima dengan pengetahuan sedia ada untuk membina pengetahuan baru.

Selepas menggunakan modul pembelajaran secara konstruktivisme dalam Pendidikan Seni Visual ini :
1. membina kefahaman dan pengetahuan baru.
2. menyelesaikan masalah berkaitan tugasan melalui kefahaman tentang konstruktivisme.
3. membuat interpretasi berkaitan maklumat yang sedia ada dan maklumat baru diterima.
4. mengaplikasi pengetahuan yang baru dalam kerja seni yang berkaitan.
5. membina kefahaman sendiri dalam pembelajaran seni visual.

Konstruktivisme juga adalah pionir dari tekhnik montage foto. ‘Dynamic City’ dan ‘Lenin and Electrification’ (1919-20) karya Gustav Klutsis adalah contoh pertama dari montage, yang juga mengispirasi karya serupa dari aliran Dadaisme.
Selain montage foto, Konstruktivisme juga mempopulerkan gaya fotografi yang berbeda, memakai sudut yang bergerigi, bersama dengan penggunaan cahaya yang kontras dan abstrak.


Pengaruh Konstrukvisme

Konstruktivisme besar pengaruhnya pada dunia seni Russia pada masa-masa awal berdirinya Uni Sovyet. Pada 1921, saat Uni Soviet mencoba untuk memasukkan sistim kapitalisme negara secara terbatas pada ekonominya. Vladimir Mayakovsky dan Rodchenko bekerja sama dan menyebut mereka “Advertising Constructors”. Mereka membuat image yang menarik perhatian, dimana di dalamnya terkandung warna-warna cerah, bentuk geometrik, dan lettering yang tebal. Desain-desain ini kebanyakan dipakai sebagai iklan departement store milik negara, Mosselprom di Moskow.

Contoh Constructvism

c11.jpg

Constructivsm

c4.jpg

Rochencko Poster by Franz Ferdinand

c3.jpg

Russian Constructivsm

c2.jpg

Russian Constructivsm – Suprematist

Beberapa aliran dalam pembelajaran konstruktivisme, yaitu:

1. Piaget

pembelajaran konstruktivisme berdasarkan pemahaman Piaget, beranggapan bahwa:

1) gambaran mental seseorang dihasilkan pada saat berinteraksi dengan lingkungannya,

2) pengetahuan yang diterima oleh seseorang merupakan proses pembinaan diri dan pemaknaan, bukan internalisasi makna dari luar.

2. Konstrukstivisme personal

pembelajaran menurut konstruktivisme personal, memiliki beberapa anggapan (postulat), yaitu:

1) Set mental (idea) yang dimiliki peserta didik mempengaruhi panca indera dan pada akhirnya akan berpengaruh terhadap proses pembentukan pengetahuan,

2) Input yang diterima peserta didik tidak memiliki makna yang tetap,

3) peserta didik menyimpan input yang diterima tersebut ke dalam memorinya,

4) input yang tersimpan dalam memori tersebut dapat digunakan lagi untuk menguji input lain yang baru diterima,

5) peserta didik memiliki tanggung jawab terhadap apa yang menjadi keputusannya.

3. Konstrukstivisme sosial

Konstruktivisme sosial beranggapan bahwa pengetahuan yang dibentuk oleh peserta didik, merupakan hasil interaksinya dengan lingkungan sosial disekitarnya. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa: a) pengetahuan dibina oleh manusia, 2) pembinaan pengetahuan bersifat sosial dan personal, 3) pembina pengetahuan personal adalah perantara soial dan pembina pengetahuan sosial adalah perantara personal, 4) pembinaan pengetahuan sosial merupakan hasil interaksi sosial, dan 5) interaksi sosial dengan yang lain adalah sebagian dari personal, pembinaan sosial, dan pembinaan pengetahuan bawaan.

4. Konstrukstivisme radikal

Konstruktivisme radikal dikembangkan oleh von Glaserfeld (1984), yang beranggapan bahwa:

1) kebenaran tidak diketahuai secara mutlak,

2) pengetahuan saintifik hanya dapat diketahui dengan menggunakan instrumen yang tepat,

3) konsep yang terjadi adalah hasil yang diperoleh individu setelah melakukan ujicoba untuk menggambarkan pengalaman subjektif,

4) konsep akan berkembang dalam upaya penggambaran fungsi efektif tentang pengalaman subjektif.

penjelasan ttg dekonstruksi dlm arsitektural..

Konsep filsafat dekonstruksi dimunculkan dari pemikiran Jacques Derrida, bahwa fenomena yang kita hadapi hakekatnya adalah “jejak-jejak” rekonstruktif pemikiran masa lalu.

Dekonstruksi(isme) mengeksplorasi hubungan antara kondisi ketidakstabilan Konstruktivisme Rusia dengan kondisi kestabilan Modernisme. Hal ini menunjukkan, terjadi pematahan tradisi aturan komposisi, keseimbangan dan hubungan hierarki antara bentuk keseutuhan, dan bentuk murni justru digunakan dalam menghasilkan ketidakmurnian, serta ketidakaturan dikomposisikan secara geometris. Contohnya seperti Interior gedung teater tari The Hague di Belanda karya Rem Koolhaas & Oma; Model Struktur Kolase Cranbrook karya Daniel Libeskind; serta Chloral Works, maket taman untuk de la Vilette Paris hasil kreasi Peter Eisenman & Jacques Derrida. Melalui terapan konsep inilah karya arsitektural Derrida sebagai pemecah masalah dalam menghubungkan kota dengan sebuah tempat dengan kondisi kota urban baru seperti Hongkong. Tokoh yang mempopulerkan dekonstruktivisme adalah Frank Gehry, Horomi Fujji, Ben Kelly, dll.

Tokoh-tokoh Konstruktivisme :

Antoine Pevsner (1886 – 1962)

2.jpg

Antoine Pevsner lahir di Rusia tetapi menjadi warga Negara Prancis pada 1930. Ia adalah adik dari Naum Gabo dan mereka berdua adalah figure pemimpin era konstruktivisme. Dari tahun 1911 sampai 1914, Pevsner menjalani waktu yang baik di Paris dengan temannya Archipenko dan Modigliani. Lalu ia tinggal di Norwegia selama 2 tahun bersama kakaknya sebelum kembali ke Rusia pada 1917. Pevsner menambahkan teori konstruktivisme kakaknya yaitu Manifesto realistik. Ia menetap di Paris secara permanen pada 1912 dan mulai berkarya dengan seni pahat. Pertama, ia menggunakan plastik lalu besi. Karya Pevsner menjadi abstrak seluruhnya setelah tahun 1927.

Vladimir Tatlin (1885-1953)

untitled1.jpg

Seniman Rusia yang bergelar Bapak Konstruktivisme, walaupun begitu ia menolak gelar itu dan paling dihormati pada tahun 1920an di Eropa barat sebagai orang yang membawa seni ke teknologi dan produksi industri.

Ia seorang puitis, berjiwa pemimpin dan orang-orang menyukai jalan pikirannya yang diam dan tenang, ia mempunyai keahlian seni berpatung, membuat sendiri menyanyi dan bermain peran dalam Russian Folk Music and Instrument.

Ayahnya adalah seorang teknisi rel kereta api dan ibunya pembuat puisi.Tatlin muda membagi masa studinya yaitu pada sekolah seni di Penza dan Moscow, dan di lautan sebagai pelaut yang berjualan. Salah satu temannya menjelaskan  studio dan gaya hidup Tatlin berbentuk kapal yang esensial dan pengetahuannya tentang berlaut terlihat dari karya-karyanya. Bagaimanapun, sebagian kecil dari itu ada panya sebagai Vast Tower yang paling penting produktivitasnya, terlihat dari gambar dan model yang dibuat, puisi oleh Khlebnikov, dan model mesin terbang. Karya-karyanya juga mendapat pengaruh dari teman dekatnya yaitu Khlebnikov yang menggabungkan perasaan ke dalam matematik, sejarah , burung-burung, dan bahasa dengan spekulasi ke dunia revolusi yang(menurutnya) dapat membawa pujian untuk Tatlin dengan membuat, dan menulis tentang menara-menara dan penerbangan. Ia memulai dan mengakhiri karir nya sebagai pelukis dan designer panggung. Beberapa hasil dari latihannya berupa lukisan dan mengembalikan ikon, dan selanjutnya ia stres bahwa itu semua punya pengaruh besar terhadap pekerjaanya, tetapi kejadian yang paling hebat dalam formasinya pada saat ia mengunjungi Paris, pada 1914, dimana ia memanggil Picasso dan melihat karya-karya terbarunya, termasuk patung konstruksi.

Pada saat itu, patung konstruksi semacam itu mendominasi output Tatlin; relief piktorial; ujung relief melayang pada 2 sudut tembok dan counter relief dilempar dengan tali atau kabel dalam kejauhan dari tembok yang manapun. Karya-karya ini sering menunjukan abstrak, tetapi yang pertama dari itu semua termasuk kaca dan gambar botol dan bisa juga esai visual pada representasi dan kenyataan, dan yang lain menunjukan variasi jalan.

Corner relief mempunyai kualitas ikon yang kuat dan menunjukan favorit ikon Rusia tentang Mother of God. Sedikit dari konstruksinya, terbuat dari kayu dan besi.

Pada tahun 1914-1916, karya-karya itu dipamerkan di Moscow dan Petrograd dan memikat para seniman avant-garde, beberapa dari mereka menjadi muridnya. Pada tahun 1918, Tatlin ditunjuk menjadi kepala seni direktorat dari Commissariat for Enlightenment’s Moscow.

Tidak puas dengan hasil patung yang sudah kuno, Tatlin membuat proyek untuk sebuah monumen: menuju revolusi, merencanakan struktur dari baja dan kaca, langsung patung dan arsitekturnya, untuk mengalahkan ukuran dan bentuk dinamik menara Eiffel di Paris dan tempat Comintern, markas para komunis internasional. Itu akan berada di Petrogad, melangkahi sungai Neva seperti Colossus dan menunjuk ke tiang bintang, akan menghubungkan bumi ke cosmos. Menjudulkan kembali monumen untuk the Third International, itu dipamerkan dalam bentuk model besar pada musim dingin tahun 1920-21, menarik perhatian yang besar di dalam dan luar negeri, dan terlihat sebagai suatu bentuk seni yang baru. Model yang lebih kecil adalah karya utama dari Soviet pada pameran Expotition of Decorative Arts pada tahun 1925 di Paris.

Ia mengajar di institut seni baru Moscow, Kiev dan Petrogad, mengembangkan kursus pada ‘material budaya’. Ia dan muridnya membuat prototipe jajakan untuk keramik, tekstil, dan perabotan  yang efisien dan ekonomis.

Pada tahun 1931, ia diberi gelar Honored Art Worker of the Soviet Union sebagai seorang ‘seniman berbudaya tinggi, pekerja keras yang loyal untuk revolusi proletar’.Pada tahun 1930an, Tatlin kemali ke lukisan figuratif, kebanyakan sebagai pribadi yang bekerja sebagai perancang panggung dan melanjutkan perkembangan mesin terbangnya.Adanya bukti bahwa ia ingin menjadi Leonardi da Vinci modern, seperti Daedalus yang legendaris pada masa kuno, untuk menambah keajaiban dunia di masyarakat egaliter yang baru, lewat kerja hidup sampai pikiran populer dengan melibatkan rakyat dan tradisi agama.

Diambil dari :
1. Encarta Encyclopedia
2. Buku Tinjauan Desain
3. http://www.forumdesain.com
4. http://www.google.com

Art Nouveau

Di tugas pertama ini kami akan membahas beberapa aliran seni yang memiliki andil besar dalam perkembangan seni di dunia.
Untuk kesempatan kali ini kami akan membahas tentang Art Nouveau dan Futurisme

Art Nouveau (seni baru) adalah sebuah aliran seni yang memiliki gaya dekoratif tumbuhan yang meliuk-liuk.Gaya Art Nouveau berkembang pada masa 1892-1900, pertama kali terjadi di Belgia dan meyebar ke Eropa sampai Amerika dengan nama yang berbeda, seperti Jugendstill di Jerman, Liberty di Inggris, Style Moderne di Prancis dan lain-lain.Art Nouveau Style adalah gaya extravaganza dengan ornamen yang terinspirasi dari alam seperti flora yang penuh dengan sulur-sulur, kelopak bunga dan kecantikan wanita.
Art Nouveau adalah sebuah aliran/ langgam/ style seni rupa modern yang marap pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20 di Eropa daratan. Abad ke-20 merupakan masa yang subur bagi berbagai jenis seni rupa modern untuk berkembang, hal ini dikarenakan pesatnya perkembangan teknologi dan pengaruh-pengaruh budaya baru (juga didukung oleh industrialisasi, kolonialisme, urbanisasi, dll.). Karya Art Nouveau biasanya dicirikan dengan bentuk-bentuk plastis dan organis, tapi tetap mengandalkan prinsip-prinsip geometris (sebagai perbandingan: Art Deco yang geometris, kaku meski menggambarkan figur-figur hewan, bunga, atau manusia). Art Nouveau dapat diidentikan dengan cita rasa seni bangunan yang eksentrik dan mahal mengingat tingkat kesulitan detail yang tinggi, belum lagi dengan penerapan bahan yang mahal. Sentuhan Art Nouveau dapat didapat dengan memajang lukisan Art Nouveau, seperti reproduksi poster-poster karya Mucha Alphonse (atau eksponen Art Nouveau lain: Klimt, Moreau, Munch, Toulouse-Lautrec).
Art Nouveau yang muncul di sekitar tahun 1861 di Inggris sering dilihat sebagai pemberontakan atas nilai-nilai Victoria (ratu Inggris waktu itu). Bentuk-bentuk artistik di zaman itu sangat berkiblat pada gaya klasik Yunani Roma yang didominasi oleh bentuk-bentuk geometris primer seperti segi tiga, segi empat, elips dan lingkaran. Para pencetus Art Nouveau seperti desainer William Morris dipihak lain berpendapat bahwa garis lurus dan sudut tegak lurus seperti yang terdapat pada bentuk-bentuk geometris primitif tidak pernah hadir dalam jagat raya ini. Bahkan dalam tubuh manusia dan benda-benda organisme lainnya tidak akan ditemui satupun garis lurus.
Maka para artis art nouveau mengkreasikan suatu bentuk seni yang menghindari bahkan menentang bentuk garis lurus dan sudut siku-siku dan bentuk geometris primitif lainnya.Mereka menciptakan karya-karya yang penuh garis lengkung.
Dibidang grafis dan seni rupa pola-pola desainnya mengadopsi bentuk wanita (muda) dan bunga penuh dengan garis-garis lengkung (undulating). Juga binatang binatang seperti capung dan kupu-kupu yang kebetulan sayapnya punya pola gambar yang sesuai dengan semangat gaya Art Nouveau.
Di bidang arsitektur, karya mereka seperti bukan didesain diatas meja gambar, tapi laksana tunas yang muncul sendiri dari permukaan bumi. Beberapa contoh yang amat terkenal didunia adalah Templo Expiatory de la Sagrada Familia ( Gereja Penebusan Dosa Keluarga Suci) di Barcelona (1883- dan sampai sekarang belum selesai)karya Arsitek Spanyol Antonio Gaudi. Kemudian karya arsitek Belgia Victor Horta, satu town house di Rue Americaine, Brussels(1898) yang sekarang dijadikan Museum Horta sejak 1969 .Arsitek Perancis Stephen Sauvestre yang membantu Gustav Eiffel membangun Menara Eiffel juga memberi sedikit sentuhan Art Nouveau pada menara tersebut (dibangun tahun 1887-1889.
Art Nouveau dizamannya memang, dilihat dari kacamata sekarangpun , cukup menggairahkan rasa seni, tetapi bentuk gaya seni ini kurang bisa memenuhi tuntutan zaman yang segera datang kemudian. Revolusi industri menuntut apapun yang diproduksi harus bisa dibuat dalam jumlah besar, dengan biaya yang murah dan dengan kecepatan tinggi. Bentuk bentuk aliran garis lengkung sangat sulit dibuat, mahal, dan lagi memakan waktu. Aliran Art Nouveau ini menghilang pelan-pelan di sekitar tahun 1910. Namun di tahun 1960 Art Nouveau seperti dihidupkan kembali.

beberapa karya ART NOUVEAU:

mucha dance poster art nouveau

referensi:

http://www.balipost.com/balipostcetak/2006/6/22/pr3.htm

http://www.liputan6.com/luarnegeri/?id=1826

architecture.petra.ac.id/0404_sej_sekilas.htm

http://www.google.com